Aksesibilitas & Fungsionalitas Website

Halo, saya pemilik website www.insagon.com (saat ini dalam pengembangan dan hendak pindah hosting, jadi jangan dilihat dulu, hehe). Saya mau kritik2 aja buat bagian web development.

Saya sendiri seorang desainer, tepatnya programmer, web. Saya sudah 3 tahun mendalami desain web, dan saya harus mengakui kalau perkembangan web di Indonesia sangat diselubungi awan gelap editor WYSISYG. Saya senang menemukan website ini, karena memberikan contoh - contoh hasil desainnya.

Dan karena itu saya mau kritik.

Saya sendiri sangat memprioritaskan aksesibilitas & fungsionalitas. Masalahnya, dalam beberapa website hasil desain anda yang saya kunjungi, saya harus mengakui kalau saya agak… kecewa dengan ketidak-fungsionalitas website tersebut. Ditutupi lagu, animasi, dst yang tidak sesuai.
Saya bisa memberikan penjelasan yang jauh lebih panjang, tapi sekarang bukan saatnya, karena teks di sini terlalu kecil dan saya ragu bila ini dibaca. Apapun yang terjadi, website saya akan tuntas pada akhir tahun, jadi saya akan meng-email anda nanti.

Dan oh ya, dari 3 website anda yang saya buka, ketiganya tidak lolos persyaratan DOCTYPE anda dalam validasi W3C.

Saya akan menghubungi anda lagi nanti.

Salam, Steax.

From: Rizqi Djamaluddin [Steax]
No. Telepon/ HP: 08158166***
Alamat: Kramat Jati, Jakarta
Nama Kantor/Instansi/Perusahaan: Siswa SMA [website: www.insagon.com]

Jawaban: Salam juga, Terima kasih udah mampir dan ngasih kritik buat saya. Kritik anda saya terima dan mengakui apa yang anda katakan memang benar, karena memang sering disampaikan oleh orang lain juga tentang bagaimana membuat web yang baik dan benar. Bahwa web harus valid dan menggunakan kode-kode standar.

Untuk web pribadi nggak terlalu masalah kalo kita ngotot dengan prinsip-prinsip bahwa web harus valid dan standar, karena kita kadang punya waktu lebih banyak untuk memperbaikinya, dan yang paling penting karena web itu adalah web kita sendiri.

Bagaimana kalo web yang kita bikin adalah web orang lain, klien atau atas permintaan orang lain? masih bisa? dari pengalaman saya menghadapi banyak orang yang datang dan pengen dibuatin web, apa yang kita pegang sebagai prinsip dalam membuat web yg baik dan benar kebanyakan akan hilang semua. Kenapa? karena kita harus mengikuti maunya mereka, bukan kita. Urusan warna, content (gambar, animasi, text) dan lain-lain kebanyakan ngikutin apa yang mereka mau. Misalnya, klien minta dipasangin animasi flash (biasanya alasan mereka biar lebih hidup dan menarik), apa bisa kamu bilang nggak mau, dengan alasan nanti webnya jadi nggak valid? Apa juga mereka ngerti kalo web itu valid apa nggak? Kalo kita tetap berpegang teguh bahwa ngasih animasi flash (.swf) jadi nggak valid, trus kamu ngotot nggak mau masangin animasi, saya yakin klien kamu akan pergi.

Saya pribadi nggak suka web dikasih animasi (.swf atau .gif), karena banyak faktor, untuk .swf karena brwoser harus punya plugin flash player (kalo nggak punya biasanya dipaksa untuk download dulu), jadi sering terkesan lambat. Kalo kamu liat web yg saya bikin ada animasinya, itu bukan mau saya, itu karena mereka yang minta. Karena mereka membayar saya untuk membuat web, jadi saya mengikuti apa yang mereka pengen.

Jadi, silahkan Anda dengan prinsip anda, saya cuman bikin web kalo diminta, belum pernah ada orang datang untuk buat web dengan permintaan harus kode-kodenya harus valid dan sesuai standar, kenapa? karena mereka nggak tau, karena mereka nggak peduli !. Yang penting buat mereka adalah bahwa mereka punya web, bagus menurut mereka, menarik menurut mereka, itu aja. Yang lain nggak penting !.

Kalo tujuan kamu bikin web bukan buat nyari duit (komersil) saya yakin anda masih bisa dengan prinsip anda, tapi saya nggak bisa. karena saya bikin web bukan untuk saya sendiri, tapi untuk mereka (klien) yg membayar saya. Jadi saya mengikuti apa yang mereka mau, bukan kemauan saya. Kalo anda udah liat web-web yang saya desain (kebanyakan saya cuman pake cms, karena saya bukan programmer seperti kamu, nggak bisa bikin engine sendiri.), mereka (klien) sudah setuju dan suka dengan desain tersebut, saya ajari cara pengoperasiannya, mereka bayar saya, pekerjaan selesai.

Menurut kamu kenapa yahoo, google, msn, cnn dan web besar lainnya nggak valid? karena mereka nggak peduli, yang penting bisa diakses, keliatan bagus dan bisa menghasilkan duit!

Web ini (isnaini.com) saya selalu mengusahan agar bisa valid, tapi kadang nggak valid juga, web pribadi saya yang lain (liat di links) juga saya usahakan bisa valid, tapi belum semuanya valid. Kenapa? saya lebih mikirin isinya, karena kebanyakan itu yg dicari orang ke web kita! saya cuman mikirin gimana supaya web saya bisa rame pengunjungnya, karena saya nyari duit lewat web-web tersebut.

Ada sekitar 800-1000 visit ke blog ini setiap hari dan menghabiskan sekitar 17GB bandwith setiap bulan, kenapa? karena mereka datang buat nyari template-template blogger (tentu saja nggak valid), apa mereka peduli kalo itu nggak valid? Nggak! DOCTYPE dan validasi W3C? mereka akan tanya, “makanan apa itu?“, karena mereka cuman suka ama tampilannya, karena mereka nggak tau dan nggak mau tau!.

Saya nggak bilang bahwa validasi itu gak penting, adalah bagus dan baik apabila kamu, saya atau siapa aja yang suka bikin web mampu/bisa membuat web yang valid, tetapi apakah itu perlu? harus? penting? menurut siapa?



Tulisan yang berhubungan

19 Responses to “Aksesibilitas & Fungsionalitas Website”



  1. kadek says:

    sekarang no.1 yang penting tampilannya,,bener ga???
    sama kaya orang, kesan pertama dari wajahnya..

    //
    karena itu biasanya para desainer itu keren2..

    so buat steax, anda salah masuk,
    haha…m*k* g*le lo!! (maap saya edit)

    sukses http://www.isnaini.com

  2. fenin says:

    menurutku. pada akhirnya ttp hasil akhir. dan untuk mencapai hasil akhir itu pasti berbeda tiap org. heheheheheh..

  3. Dodo says:

    http://isnaini.com/ Menurut Google: page rank-nya = 6/10
    artinya website tersebut di anggap penting dan banyak di link oleh website-website lain. tidak mudah membuat website bisa mencapai pr=6.

    http://www.insagon.com/ menurut google page rank-nya=0/10
    artinya website tersebut belum dianggap penting karena mungkin tidak ada website lain yang nge-link.

    kalo gak percaya search di google dg keyword “www.insagon.com” malah serp #1 adalah http://www.isnaini.com. aneh kan.

    menurut saya hal ini penting karena 80% orang surfing menggunakan search engine. apalah artinya website bagus tanpa pengunjung?

  4. kalo menurut aku sih, jaman sekarang ini banyak orang yang sudah ngga ‘ mikirin validasi doctype, walaupun itu memang sebetulnya perlu…

    hampir semua web yang tergolong komersil, ngga’ ada yang valid. lihatlah web web corporate, malahan hampir semua contentnya pake flash.

    so.. I vote for isnaini. karena memang kemauan para client seperti itu. dengan perkembangan web design yang seperti ini, para desainer web lama kelamaan akan tidak lagi menggunakan pure html.

    tapi… sebagai desainer dan juga programer web alangkah baiknya kalo kita juga mengetahui tag-tag yang valid maupun penulisannya.

  5. Ajie says:

    ikut nimbrung ah,
    validasi atau tidaknya web yg kita buat, semua tergantung kebutuhan.
    kalau kita ingin ikut kompetisi web apalagi di luar negeri, mau gak mau “validasi” sebuah kata yang harus kita anggap penting, karena itu dimasukkan kriteria penilaian lho. kalo hanya web blog, gak perlu pusing2x, karena nyaris sebagian besar dari kita cuma ingin lihat tampilan yg enak dimata, yg yg terpenting adalah isi dari webnya, terlepas dari “joroknya” coding dibalik web kita. ada juga sih sebagian dari kita yg cukup idealis dgn rajin lihat2x coding, minimal html & css nya deh :) . btw semua ada gunanya, bikin web yg tervalidasi dgnbaik juga asyik kok. salam kenal dari rawa cipondoh tangerang ! Ajie

  6. rizoa says:

    wah panas bener ni,,,, klo aku sih nomor atu jelas tampilannya… soal valid ato nggak,,,itu belakangan.., yang penting aku ndiri puas,, palagi ama template mas isnaini… bravo mas isna,,,,,

  7. Steax says:

    Mmm… maaf saja, tapi bagi saya yang namanya validasi itu bukan ditujukan demi sang pengguna. bila ada klien saya (dan saya amat jarang dibayar, sebab saya ya masih pelajar jadi terkadang cukup sulit) yang meminta sesuatu di luar fungsi sebuah website, maka saya akan menentangnya dengan terus terang. tidak sulit, sebenarnya, menunjukkan kenapa validasi, aksesibilitas, dan semacamnya sangat penting.

    validasi - pertama, teknologi web ke depan akan berkembang. meski diperlukan waktu untuk sebuah teknologi untuk meresap, sesuatu yang valid akan lebih mudah untuk mengikuti ke depan. bila anda memprogram sebuah aplikasi .net dengan C#, yang menggunakan teknik semacam xml untuk fungsi-fungsi akses server, maka anda akan melihat kalau validasi sebuah halaman web sangat penting. selain itu, validasi yang baik akan membantu spider dari search engine dalam proses peng-indexan website anda. itu hanya sekedar saran saya, karena saya pernah melihat website yang pageranknya jatuh karena struktur xhtmlnya nagco.

    aksesibilitas - menghindari flash, gif, atau image besar - ini sesungguhnya sesuatu yang penting. sama seperti halnya dibuang-buang karena perjuangan teknik “layout css”, semua teknologi memiliki fungsi masing-masing. saya akan memperingatkan klien saya - walau itu berarti menekankan sesuatu yang tidak mereka inginkan - bahwa “itu tidak penting. pikirkan konten anda”. Ya, sama seperti anda (semua web desainer/programmer otaknya sebenernya sama aja =p). saya - dan pengguna lain - tidak akan konsen membaca teks isi artikel kalau ada banner dinamis di atasnya atau musik di latar belakang.

    saya setuju kok dengan cara desain anda, saya menyukai keberadaan web desainer yang tidak terbawa arus website “keren di atas berisi” di indonesia. jadi yaa…. demikian saran dari saya, keep up your work!

    (saya tahu kita susah cocok, anda desainer saya programmer, pandangan kita berbeda, jadi… ya mari kita hidup dengan perbedaan itu :) )

  8. Yogi says:

    soal validitas web yg dibuat kaya’nya tergantung dari individunya masing2. dulu gw juga ga peduli sama yg namanya XHTML & css valid, malah bikin pusing aja dan bikin kerjaan tambah ribet. tapi skarang justru malah ketagihan pake xhtml & css dan berusaha sevalid mungkin..hehehe.

    ga ada salahnya kok belajar bkn web yg ngikutin standar w3c, toh sebagai web designer kita dituntut untuk selalu uptodate dengan teknologi dan fitur2 terkini. siapa tau aja nanti mas isnaini kebagian klien yg bener2 ngerti tentang xhtml & css serta optimalisasi SERP dengan menggunakan XHTML & CSS yg valid :).

    Btw, kok teks di komentar huruf kecil semua ya? baca & ngetiknya jadi agak aneh..hehehe :D.

  9. kml says:

    kwkwkw..aku mah gak ngerti..yg penting..yukitakemon !

  10. QQsamudra says:

    Walau pada dasarnya setiap pembuaan web ada standarisasinya dan pasti sipembuat akan berusaha untuk mengikuti standar yang ada disatukan dengan keinginan client, alangkah bagusnya sebuah web yang indah ditunjang dengan validasi yang bagus, namun umumnya orang gak peduli dengan validasi indah dilihat dan nyaman dipandang, cocok di cross browser yo wes, validasi bisa dilakukan sambil jalan.
    But don’t worry my bro i trust you, berkarya terus Is salam selalu ya bro, keep kewl bro….

Leave a Reply